Para penggemar serial itu tentu tahu bahwa Kingdom Hearts II menampilkan ending seluruh epik. Karena itu, seri-seri yang dirilis sesudahnya mengusung suatu kreativitas cerita agar tidak sampai melanggar pakem. Seri coded berfokus pada karakter Raja Mickey Mouse dalam suatu kisah sampingan setelah kisah utama berakhir. Sedangkan seri 358/2 Days menawarkan kisah dari sisi antagonis (Organization XIII), paralel dengan alur waktu kisah utamanya.
Nah, seri Birth by Sleep tersebut menyuguhkan cerita sebelum kisah utama Kingdom Hearts dimulai, tepatnya satu dekade sebelum seri pertama. Game itu menampilkan tiga tokoh utama, yaitu Terra, Ventus, dan Aqua. Mereka adalah trio teman masa kecil yang berlatih untuk menjadi Keyblade Master di bawah bimbingan Master Eraqus (nama itu anagram dari square).
Di tengah masa pendidikan, terjadi kasus hilangnya pengajar bernama Master Xehanort. Eraqus lantas mengutus Terra mencari Xehanort sambil memerangi makhluk-makhluk antagonis yang disebut Universed. Lalu, Ventus berangkat tanpa izin untuk mengikuti Terra atas bujukan Vanitas, murid Xehanort. Aqua dikirim sekalian untuk mengawasi Terra sekaligus membawa pulang Ventus.
Tiga murid itu bertualang dalam alur yang sangat berbeda. Sejak awal, pemain bebas memilih akan menjalankan karakter yang mana. Tapi, Tetsuya Nomura, pencipta serial itu, menyarankan agar pemain menyelesaikan kisah Terra, Ventus, dan Aqua secara berturut-turut agar keseluruhan cerita lebih mudah dipahami.
Meski alurnya berbeda, tiga murid tersebut akan memasuki dunia film animasi layar lebar Walt Disney. Akan hadir berbagai karakter protagonis dan antagonis dari Snow White and the Seven Dwarfs, Sleeping Beauty, Cinderella, Fantasia, Peter Pan, Hercules, serta Lilo and Stitch. Mereka juga akan bertemu para tokoh utama Kingdom Hearts seri pertama, yakni Sora, Riku, dan Kairi, yang wujudnya masih kanak-kanak.
Para ikon utama Disney, yaitu Mickey Mouse, Donald Duck, dan Goofy, tentu saja hadir. Kemunculan karakter dari serial Final Fantasy sangat minim, cuma Zack dan Moogle dari Final Fantasy VII.
Mengenai kualitas audiovisual, sudah sewajarnya game tersebut lebih bagus daripada Kingdom Hearts: 358/2 Days. Game tersebut juga meneruskan tradisi segmen video rahasia di akhir permainan, yang menampilkan bagian krusial dari kisah Kingdom Hearts sekaligus sekilas petunjuk tentang kemungkinan munculnya seri berikutnya.
Sistemnya Dirombak Lagi
SEJUMLAH inovasi sistem permainan diperkenalkan dalam Kingdom Hearts: Birth by Sleep. Pemain perlu memilih dan menata teknik-teknik tempur, serupa dengan konsep pengaturan deck dalam seri Kingdom Hearts: Chain of Memories. Kali ini teknik tempur tidak menggunakan MP (magic points), melainkan sistem baru yang disebut focus.Ada juga sistem D-link (dimension link), di mana tokoh utama bisa memanggil karakter-karakter Disney untuk membantunya dalam pertempuran. Sistem itu berkait erat dengan sistem Command Board, yang berupa sebuah mini-game.
Command Board dimainkan serupa dengan serial board game Itadaki Street yang juga milik Square Enix. Pemain menggelindingkan dadu, lalu menggerakkan karakter dalam suatu bidang bergantung jumlah angka yang keluar. Bidang tempat karakter berhenti akan menentukan efek khusus yang didapat karakter tersebut.
Sebagaimana seri 358/2 Days, seri itu memiliki fitur permainan multiplayer, yang bisa dimainkan oleh enam orang sekaligus.



0 komentar:
Posting Komentar